Minggu, 27 Januari 2013

Estimasi Biaya Rekondisi Sepeda Motor Setelah Kebanjiran


Hujan deras diikuti banjir di beberapa titik Ibu Kota dan sekitarnya beberapa waktu belakangan, turut memakan banyak “korban” sepeda motor. Baik yang nekat menerjang banjir maupun tertimpa apes, terjebak dalam genangan air selama berhari-hari.

Perawatan ekstra menjadi kewajiban untuk mengembalikan kondisi motor seperti sediakala, sehingga banyak pengguna sepeda motor yang kemudian berbondong-bondong datang ke bengkel untuk menservis tunggangan kesayangannya.

Seperti salah satunya di AHASS Clara Motor, bengkel resmi Honda yang terletak di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini juga jadi salah satu bengkel rujukan korban banjir di seputaran Jakarta Barat.

Menurut salah seorang mekanik Clara Motor, Ediyanto. Ada tiga perangkat utama di sepeda motor yang mesti dibenahi pasca banjir besar.

“Kalau sepeda motor habis terkena banjir tapi masih bisa dinyalakan, biasanya ada tiga hal yang harus dicek, yaitu filter udaranya, busi dan oli. Servisnya sih tetap servis biasa, normal saja,“ jelas Edi sambil menyebutkan kisaran harga Rp 42 ribu untuk jasa service ringan.

Edi menjelaskan bahwa kebanyakan motor kini menggunakan filter udara tipe kertas. Filter udara jenis ini jika sampai terkena terjangan air akan amat mudah rusak. Gumpalan debu dan kotoran bisa terjadi bila filter udara tipe kertas yang dilapisi oli ini terkena air.

Untuk menggantinya, siapkan dana Rp 45 sampai 60 ribuan untuk motor matik dan bebek. Sedang motor sport dikenakan biaya sekitar Rp 100 ribuan. Kemudian yang juga harus dicek adalah busi. Jika peformannya sudah tidak layak pakai, siapkan dana sekitar Rp 15 ribuan untuk melakukan penggantian.

Terakhir, yang biasa dilakukan pasca terkena banjir adalah menguras oli. “Jika air sampai masuk mesin, biasanya oli akan menjadi seperti campuran minyak dan susu. Kalau sudah begitu idealnya kita lakukan kuras oli dengan menghabiskan 3 sampai 4 botol, agar ruang oli benar-benar bersih dari air,“ urai Edi.

Oli diganti baru lalu dikeluar kan lagi dan seterusnya sampai oli bekasnya tidak berwarna cokelat muda. "Ini yang paling boros. Kalau harus kuras oli bisa habis 3 sampai 4 botol agar benar-benar bersih,” pungkasnya sambil menyebut harga Rp 34 ribuan untuk satu botol oli mesin.

Perlu diingat, harga diatas adalah estimasi. Lain bengkel, lain juga merek part yang digunakan harganya tentu berbeda juga.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar